Beli Mobil Baru atau Mobil Bekas

Apakah Anda ingin membeli mobil, apakah Anda harus membeli mobil baru atau bekas, ya?

Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan ketika Anda memiliki anggaran terbatas. Jika Anda ingin membeli secara kredit, jumlah uang muka dapat dinegosiasikan berdasarkan kapasitas. Berbeda dengan membeli mobil baru, Anda harus menyiapkan dana DP minimal 30 persen.

Di sisi lain, mobil baru dianggap memiliki kinerja lebih baik daripada mobil bekas. Anda juga tidak perlu khawatir tentang cacat atau kerusakan pada mesin mobil.

Sementara itu, jika Anda membeli mobil bekas, Anda perlu memperhatikan kondisi mobil. Bukan tidak mungkin, Anda sebenarnya harus menyiapkan lebih banyak dana untuk layanan berkali-kali.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli mobil baru atau bekas. Untuk mengetahui mana yang lebih ekonomis dan menguntungkan, berikut adalah enam pertimbangan untuk memilih mobil baru atau bekas yang perlu Anda ketahui.

Harga mobil bekas lebih ramah dengan koper

Mobil yang telah digunakan akan mengalami penyusutan dalam nilai barang yang menyebabkan harga turun ketika dijual kembali. Mobil baru dapat mengalami penurunan harga hingga 20 persen di tahun pertama. Akibatnya, harga mobil bekas bisa jauh lebih terjangkau daripada mobil baru.

Jika Anda membeli secara kredit, DP dari mobil bekas dapat disesuaikan, pertama dengan persetujuan antara pembeli dan penjual atau dealer. Suku bunga bank untuk kredit mobil bekas umumnya lebih rendah daripada untuk mobil baru. Dengan begitu, biaya yang dibayarkan akan lebih ringan.

Dengan anggaran yang sama, Anda bisa mendapatkan mobil bekas dengan tipe atau fitur yang lebih lengkap dan berkualitas daripada membeli mobil baru.

Juga, penurunan nilai mobil tidak akan terlalu dalam seiring dengan lamanya kepemilikan mobil. Artinya, selama kondisi mobil dalam kondisi baik, jika mobil bekas akan dijual kembali, penurunan harga tidak akan terlalu signifikan.

Biaya perawatan mobil baru lebih murah

Dari segi kondisi dan performa, mobil baru tentu saja lebih unggul daripada mobil bekas. Jika Anda membeli mobil baru, Anda akan mendapatkan jaminan pembelian dan servis selama beberapa bulan. Artinya, untuk beberapa waktu, Anda tidak perlu membayar untuk perbaikan atau pemeliharaan.

Sebaliknya, membeli mobil bekas harus siap jika kinerja mobil tidak stabil. Sebelum membeli mobil bekas, Anda harus menjelajahi sejarah penggunaan dan kerusakan yang dialami oleh mobil.

Terlepas dari kenyataan bahwa harga membeli mobil cukup terjangkau, jika mobil bekas sering meminta layanan, anggaran yang dikeluarkan bahkan dapat meningkat.

Anggaran untuk suku cadang dan fitur tambahan dari mobil bekas dapat ditekan

Banyak orang mendapat manfaat dari membeli mobil bekas karena mereka mendapatkan fitur atau suku cadang tambahan secara gratis. Tidak jarang penjual dengan sengaja tidak melepas komponen pengganti tambahan, seperti velg atau sistem audio, yang telah dipasang untuk menarik pembeli.

Di sisi lain, saat membeli mobil baru, Anda hanya akan mendapatkan fitur default pabrik. Jika Anda ingin menambahkan berbagai suku cadang atau aksesori untuk membuat tampilan lebih elegan, Anda harus menyiapkan latar belakang khusus.

Premi asuransi mobil bekas lebih mahal

Untuk jenis mobil yang sama, premi asuransi mobil bekas bisa lebih mahal daripada mobil baru. Karena, semakin tua mobil, semakin rentan rusak. Selain itu, ketersediaan suku cadang semakin langka, sehingga harganya mungkin lebih tinggi.

Selain premi asuransi yang lebih mahal, proses aplikasi asuransi kendaraan bekas lebih rumit daripada mobil baru. Perusahaan asuransi perlu melakukan survei untuk menilai kondisi mobil. Tidak perlu melakukan ini untuk mobil baru, karena kondisi mobil dapat ditentukan saat meninggalkan dealer.

Juga, mobil bekas di atas 10 tahun hanya dapat menggunakan asuransi mobil kerugian penuh, yang merupakan jenis asuransi yang hanya mencakup kompensasi jika kerusakan terjadi mencapai 75 persen dari harga pertanggungan. atau mobil hilang.

Sementara itu, mobil baru atau bekas di bawah usia 10 tahun dapat menggunakan semua asuransi mobil risiko yang mencakup semua kerusakan yang disebabkan oleh kehilangan mobil.

Pajak atas keberangkatan mobil-mobil tua lebih ringan

Pajak kendaraan terbaru umumnya lebih tinggi dari kinerja kendaraan sebelumnya. Apalagi jika mobil baru yang dibeli digolongkan sebagai mobil mewah atau dihargai lebih dari Rp 500 juta.

Namun, ada kutipan lain yang perlu dikeluarkan jika Anda ingin membeli mobil bekas alias. Salah satunya adalah Biaya Transfer untuk Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk mengurus nama dan pembuatan registrasi kendaraan baru. Tarif bervariasi berdasarkan wilayah.

Untuk wilayah Jakarta, berdasarkan Peraturan Daerah No. 9 tahun 2010, tarif BBNKB adalah 1 persen dari harga kendaraan. Misalnya, jika Anda membeli mobil bekas seharga Rp50 juta, tarif BBNKB yang akan dikeluarkan adalah Rp500 ribu.

Mobil bekas dapat langsung dibawa pulang

Jika Anda membeli mobil bekas, Anda sudah dapat menggunakannya bahkan jika hak milik bukan sepenuhnya milik Anda. Karena dokumen resmi yang diperlukan seperti STNK dan BPKB sudah tersedia, sehingga mobil dapat dikendarai secara langsung.

Berbeda halnya dengan membeli mobil baru. Sebelum Anda bisa membawanya pulang, Anda harus mengurus registrasi kendaraan dan mobil BPKB, yang dapat memakan waktu hingga tiga bulan. Belum lagi jika mobil dibeli dengan proses indentasi, Anda harus menunggu lebih lama hingga unit tersedia.

Jadi apakah lebih menguntungkan untuk membeli mobil baru atau bekas?

Setelah membaca plus-minus dari membeli mobil bekas dan mobil baru di atas, apakah Anda ragu untuk membeli mobil baru atau bahkan lebih aman untuk melihat mobil dijual kembali? Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan satu sama lain.

Membeli mobil bekas bisa lebih efisien karena biaya pembelian dan biaya kebutuhan rutin, seperti pajak kendaraan dan bahan bakar, lebih ringan daripada mobil baru. Dengan kondisi, mobil bekas dibeli dalam kondisi baik.

Oleh karena itu, membeli mobil bekas bisa lebih ekonomis jika Anda dapat menentukan asal dan sejarah layanan kendaraan, sehingga Anda dapat menilai kinerja mobil. Pastikan juga dokumen kendaraan lengkap sehingga manajemen nama dan administrasi lainnya berjalan dengan lancar.

Di sisi lain, membeli mobil baru juga bisa lebih menguntungkan. Mobil baru datang dengan garansi, membuat biaya perawatan lebih efisien. Premi asuransi juga lebih murah, sehingga pengeluaran bisa lebih ringan. Anda juga tidak perlu repot memastikan performa dan kondisi mobil, karena masih segar dari dealer.

Untuk mendapatkan harga mobil baru yang lebih terjangkau, Anda bisa memilih mobil versi lama yang ingin Anda beli. Jangan ragu untuk meminta diskon dari penjual di distributor yang sesuai. Untuk membeli mobil bekas yang direkomendasikan kalian bisa ke seva mobil bekas, infonya cek di laman https://websiteriau.co.id/seva-mobil-bekas.

Selamat memilih!